Pesona Ramadhan Banten 1440 H, Antara Lomba Kuliner dan Peragaan Busana

loading…

SERANG – Keseruan benar-benar tercipta dalam Pesona Ramadhan Banten 1440 Hijriah. Even yang dihelat di halaman pendopo Kabupaten Serang itu menjadi daya tarik buat warga untuk mengisi waktu sambil menunggu waktu buka puasa. Apa saja yang bisa ditemui dalam even ini?

Sejak hari pertama, Jumat (24/5/2019), seluruh pengunjung dirangkul oleh panitia. Momennya adalah lomba masak dengan bahan dasar bebek dan takjil. Even ini semakin menarik perhatian lantaran panitia menghadirkan Chef Ranu Visuda yang didaulat memasak.

Dalam aksinya, Chef Ranu mengajak Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Banten Eneng Nurcahyati yang hadir mewakili Gubernur Banten, juga Kabid Pemasaran Area Jakarta-Banten Ni Komang Ayu Astiti yang mewakili Asdep Pengembangan Pemasaran I Regional II Kementerian Pariwisata Adella Raung.

Baca Juga:

Menu yang dibuat Chef Ranu adalah Nasi Kulit Tangkil alias Nasi Kutang. Yang membuat seru, mereka yang ikut memasak diharuskan bergoyang. Tentunya dengan diiringi lagu Nasi Kutang.

“Kemasan Pesona Ramadhan Banten 1440 Hijriah ini luar biasa. Karena, bisa menampilkan banyak kerajinan, kuliner yang sangat khas Banten. Salah satu kuliner Banten yang baru diperkenalkan adalah Nasi Kutang atau Kulit Tangkil,” tutur Adella, Sabtu (25/5/2019).

Sesuai namanya, Nasi Kulit Tangkil berbahan dasar kulit tangkil. Namun, ditambah dengan bebek. Juga cabe. Rasanya tidak perlu diragukan lagi. Nikmat sekali. Apalagi, bebek yang diolah sangat empuk. Membuat siapa saja ketagihan.

“Tapi yang paling seru, seluruh menu yang dilombakan, termasuk Nasi Kutang yang dimasak Chef Ranu menjadi menu buat berbuka puasa. Seluruh pengunjung dan peserta yang hadir bisa menikmati kuliner khas Banten secara gratis,” papar Adella lagi.

Namun, keseruan tidak hanya sampai disitu. Pada hari kedua dihadirkan Fashion Show Busana Muslim Berbahan Tenun. Dijelaskan Adella, fashion show juga menampilkan kekayaan Banten. “Karena, yang diperagakan adalah busana berbahan dasar batik khas kabupaten/kota yang ada di Provinsi Banten,” paparnya.

Suasana juga dilengkapi dengan Lomba Marawis, serta tausiah, dan dilanjutkan buka puasa bersama.

Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran I Kementerian Pariwisata Rizki Handayani memberikan acungan jempol untuk pelaksanaan Pesona Ramadhan Banten 1440 Hijriah.

“Event ini baru kedua kali dilaksanakan. Namun, gebyarnya sudah sangat terasa. Buktinya, dari dua hari pelaksanaan, event ini selalu diserbu pengunjung. Ini membuktikan apa yang dilakukan sudah sangat baik,” tutur Rizki.

Hanya saja, ia berharap tahun depan pelaksanaan sapat lebih baik. Seperti lebih banyak melibatkan peserta se-Banten, atau menjadi event bertaraf nasional.

Hal senada disampaikan Menteri Pariwisata Arief Yahya. ia menilai Pesona Ramadhan Banten 1440 H kian mempertegas peringkat destinasi halal Indonesia di Dunia.

“Wisata halal Indonesia adalah nomor satu di dunia berdasarkan GMTI. Kesan ini semakin kuat dengan masuknya Bulan Ramadan. Karena, hampir semua daerah membuat event religi. Seperti Pesona Ramadhan Banten 1440 H. Kita akan selalu memberikan dukungan buat event yang berdampak positif buat pariwisata dan masyarakat,” paparnya.

(akn)

BERITA INI TELAH TAYANG DI SITUS BERITA SINDO NEWS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *